This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 24 September 2011

BUPATI BUKA TURNAMEN FUTSAL DANDIM CUP

Dalam rangka ikut serta memajukan olahraga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, KODIM 0419 Tanjab menggelar Turnamen Futsal Dandim CUP 2011 dan sekaligus menjadi sponsor event olahraga ini dengan mempersiapkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp. 10 juta untuk para pemenang dan hadiah tambahan lainnya.


Kegiatan Dandim Cup dilaksanakan selama 2 pekan yakni dari tanggal 5 – 18 Februari 2011, yang diikuti sebanyak 150 tim baik dari kota Kuala Tungkal maupun dari Kabupaten tetangga dengan biaya pendaftaran sebesar Rp. 150 rb setiap klubnya. Banyaknya peserta yang mendaftar merupakan bukti bahwa masyarakat Tanjab Barat khususnya para pecinta olahraga futsal menyambut baik dan begitu antusias mengikuti perhelatan Dandim Cup ini. 


Acara Dandim Cup yang diadakan di lapangan futsal Kodim 0419 Tanjab dibuka secara langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H Usman Ermulan, MM pada hari Sabtu, tanggal 5 Februari 2011 yang  dihadiri oleh unsur Muspida, serta SKPD, peserta turnamen dan masyarakat umum.


Dandim Letkol Czi Fakhruddin dalam sambutannya mengatakan “Ini salah satu usaha kami untuk ikut serta memajukan olahraga di Tanjab Barat. Supaya para pemuda Tanjab Barat bisa lebih berprestasi lagi ke depannya dan kegemaran akan olahraga terus meningkat di Tanjab Barat, “ ujarnya.  Ini juga merupakan turnamen dengan jumlah peserta terbanyak. Menurutnya banyaknya klub yang mendaftar menunjukkan apresiasi positif pecinta olahraga futsal di Tanjab Barat. “Kami hanya sebagai pelopor saja. Mudah-mudahan ini bisa berlanjut terus, baik Kodim maupun instansi lainnya”, harapnya. Dandim juga menjelaskan, tujuan turnamen Futsal Dandim Cup ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan tali silaturahmi antara pemda dan muspida dengan masyarakat Tanjab Barat agar kepala daerah maupun pejabat dapat merasakan apa yang dirasakan oleh  masyarakat.


Sementara itu Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Usman Ermulan MM mengatakan, dana kegiatan olahraga telah diajukan ke DPRD Tanjung Jabung Barat dan meminta persetujuan ke DPRD agar pembinaan olahraga ini betul-betul diperhatikan, serta minta persetujuan DPRD anggaran untuk perbaikan lapangan bola. “Apabila disetujui oleh DPRD anggaran APBDnya akan kita laksanakan secepatnya,” jelas Bupati. Bupati juga berharap turnamen futsal “Dandim Cup” dapat melahirkan bibit baru untuk pemain masa depan yang lebih baik. Dan kepada para peserta yang mengikuti turnamen tersebut Bupati mengharapkan untuk selalu menjaga sportifitas selama pertandingan.
 

Menurut Husaini yang merupakan panitia turnamen futsal ini menjelaskan pertandingan dilaksanakan setiap hari dengan sistem gugur. Hari libur digelar pagi hari, sedangkan hari kerja dilaksanakan sore hari sampai malam hari.
Usai acara pembukaan, digelar pertandingan eksibisi antara Pemkab bergabung dengan Unsur Muspida melawan Anggota DPRD Tanjab Barat, yang dimenangkan oleh Tim Muspida yang dipimpin langsung oleh Bupati. 

Selanjutnya dilanjutkan dengan laga awal Dandim Cup yang mempertemukan FC Pekerjaan Umum (PU) dengan FC Goyang. FC Goyang menjadi klub pertama yang melaju ke babak berikutnya karena mampu menaklukkan FC PU dengan skor 6-3. Pelaksanaan pertandingan berlangsung selama 2 pekan sampai pada hari penutupan tanggal 18 Februari 2011. (EF)

Jumat, 23 September 2011

NURFIDAH DAN ANAKNYA LESTARIKAN MOTIF ASLI TANJAB BARAT

Ditengah pesatnya perkembangan zaman, kain songket yang merupakan warisan seni kerajinan tenun mulai memudar, bahkan regenerasi pengrajin songket pun turut terimbas oleh meningkatnya industri kain modern. Namun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih menyimpan potensi pengrajin songket, yang memiliki ciri dan motifnya sendiri, sehingga tenunan kain songket Tanjung Jabung Barat bukanlah adopsi dari daerah lain.

Di antara sepuluh pengrajin songket untuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang tercatat sebagai binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Proda Tanjung Jabung Barat  adalah Nurfidah dan Ariyani. Keduanya adalah ibu dan anak yang masih bertahan dengan profesinya sebagai penenun kain songket di daerah ini.

Nurfidah mengaku dia menekuni kegiatan menenun kain songket sejak tahun 1972 dan hingga saat ini diusianya yang lanjut, telah ribuan kain songket yang diproduksi oleh tangannya dengan peralatan menenun tradisional yang dimilikinya. Nurfidah bertekad untuk melestarikan warisan budaya kain songket Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dalam menenun kain songket, Nurfidah menunjukkan ketelitian dan kemahirannya dalam menyusun helai demi helai benang sutra yang telah dipintal, mata Nurfidah pun  menunjukkan kejeliannya dalam menyusun formasi motif yang diinginkan oleh pemesan.

“Banyak motif yang bisa diaplikasikan dalam mewujudkan bentuk suatu kain songket, ada yang diadopsi dari corak dan motif Palembang, namun Tanjung Jabung Barat sendiri juga mempunyai motif asli berupa motif buah bakau dan kapal layar. Dan khusus motif asli Tanjab Barat ini banyak disukai pemesan karena sangat menawan dan pas untuk dikenakan dalam upacara perhelatan adat maupun upacara formal lainnya,” ujar Nurfidah ketika ditemui di salah satu stand pameran yang digelar dalam rangka memeriahkan puncak peringatan HKG PKK dan BBGRM di Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Tanjung Jabung Barat pada Senin, tanggal 9 Mei 2011.

Nurfidah juga menceritakan mengenai keahlian menenun yang dimilikinya diperoleh dari pembelajaran menenun di masa mudanya dahulu. Nurfidah menuturkan bahwa ilmu menenun yang dimilikinya bukan diwarisi dari orangtuanya, namun belajar dari penenun yang ia kenal sewaktu muda dahulu. Dan ilmu itu ternyata juga diikuti oleh anaknya yang sekarang turut mengikuti jejaknya sebagai pengrajin tenun songket, yakni Ariyani. Menurut Nurfidah, dirinya membutuhkan waktu sekitar dua minggu atau lebih dalam merampungkan satu stel kain tenun (selendang dan kainnya).

Nurfidah mengakui, kain tenun songket yang dihasilkannya banyak disukai oleh pejabat baik dari Kuala Tungkal sendiri maupun dari luar daerah yang berkunjung ke Kuala Tungkal untuk dijadikan souvenir (oleh-oleh khas Tanjung Jabung Barat). Dan mengenai harga tergantung pada motif dan kwalitas benang yang digunakan. Harga kain perhelai buatannya dihargai mulai Rp. 1.200.000,-, namun harga penawaran semakin tinggi jika kualitas benang sutra yang digunakan dari kualitas terbaik. 

Sepasang Ibu dan anak ini, tidak pernah merasa kreasi tenunan mereka tersapu oleh zaman, karena keduanya berpegang pada suatu keteguhan hati dalam melestarikan nilai-nilai seni budaya kerajinan tradisional di Tanjung Jabung Barat, yang membutuhkan regenerasi hingga tidak pudar oleh perkembangan arus globalisasi industri kain modern saat ini.
Keduanya juga tidak pernah berharap mendapatkan penghargaan apapun dalam menghasilkan karyanya ini. Nurfidah dan anaknya menekuni tenunan kain songket ini tulus hanya untuk melestarikan seni songket tradisional Tanjung Jabung Barat hingga popularitas kain songket warisan budaya ini terangkat dan tidak terlelan oleh zaman.

Kepala Dinas Perindag dan Proda Tanjung Jabung Barat, Drs Kosasih pada kesempatan tersebut mengatakan, instansinya mendukung setiap potensi-potensi pengrajin yang dimiliki wilayah ini, dan melakukan pembinaan terhadap SDM pengrajin. Pemkab Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Perindag Proda membantu menfasilitasi dalam hal memasarkan produk mereka, dan memberikan kesempatan-kesempatan menyertai mereka dalam pameran-pameran baik di tingkat daerah, bakhan nasional yang tujuannya agar hasil karya mereka dikenali, dan terus diberikan pembinaan, sehingga terus eksis dalam melestarikan kerajinan tangan daerah”, ujar Kosasih.

Menurut Kosasih, hasil karya kerajinan Tanjung Jabung Barat yang pernah disertakan dalam pameran-pameran yang diselenggarakan tingkat Provinsi Jambi telah mendapat apresiasi dari Dekranasda Provinsi Jambi, baik hasil karya kerajinan tenun tangan maupun kerajinan dalam jenis lain.

Guna mengangkat kembali popularitas karya tenun asli Tanjung Jabung Barat dikatakan Kosasih, pihaknya akan berupaya keras membangkitkan semangat pengrajin seni tenun songket, dengan cara mengajak mereka mengikuti pameran-pameran dan mengenali pengrajin ini akses-akses pemasaran produk mereka ke kalangan luas.(EF)

BUPATI LANTIK PENGURUS TP PKK TANJAB BARAT

Pengurus PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode 2011-2016 secara resmi dilantik oleh Bupati Tanjab Barat Drs H Usman Ermulan MM, pada hari kamis 3 Maret 2011. Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Tanjab Barat, acara dihadiri oleh segenap unsur Muspida, SKPD, para camat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Usman Ermulan meminta pengurus PKK Tanjabbar yang baru dilantik untuk bekerja secara maksimal dan membantu kesejahteraan masyarakat dengan cara turun langsung ke setiap kecamatan, dan desa-desa.

Bupati juga mengatakan sangat setuju jika semua perangkat Pemerintah Daerah terlibat dan membantu kegiatan TP PKK. “Dengan demikian akan tercipta sinergi yang baik dan berkualitas. Kita boleh berharap, cita-cita PKK secara Nasional itu terwujud dengan baik dan berguna tidak terkecuali di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan”, ungkapnya. Bupati juga mengingatkan fungsi penting PKK sebagai mitra pemerintah, khususnya untuk membantu keluarga yang lebih baik secara ekonomi dan kesehatan. 

Kepada pengurus yang baru dilantik Bupati memberi pesan untuk sesegera mungkin mengambil langkah-langkah terencana, diantaranya wujudkan rasa tenang, teduh dan damai, mengkaji secara seksama masalah-masalah kehidupan keluarga terutama keluarga pra KS dan KS I yang berpedoman pada 10 program PKK, hidupkan dan tingkatkan koordinasi kemitraan antara tim penggerak PKK dengan dinas instansi pemerintah, DPRD, LSM dan lembaga swasta agar memperoleh dukungan dan hasil yang optimal.

Sementara Ketua TP PKK Ir Hj Esrita Usman Ermulan MSi mengatakan sebagai sebuah gerakan yang diakui manfaatnya, PKK diharapkan mampu menyejahterakan keluarga. PKK juga bertujuan menciptakan keluarga yang sehat, sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta menpunyai kesadaran hukum dan lingkungan. “Dengan sudah dilantiknya pengurus PKK Tanjab Barat yang baru, saya minta agar kita bisa bekerjasama demi kemajuan PKK di Kabupaten Tanjab Barat” ucapnya.(EF)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More